SMK Pembangunan Candipuro melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) dengan konsep yang berbeda, yaitu melalui kegiatan proyek produksi gula merah. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam melihat potensi yang ada di lingkungan sekitar dan mengubahnya menjadi peluang usaha yang nyata. Dengan memanfaatkan bahan baku lokal, kegiatan ini menjadi proyek yang relevan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam pelaksanaannya, siswa dilatih untuk memahami proses produksi gula merah mulai dari tahap persiapan bahan, pengolahan, hingga menghasilkan produk yang siap dikemas. Guru pembimbing memberikan pendampingan penuh agar siswa mampu menguasai teknik pengolahan secara tepat, higienis, dan sesuai standar produk pangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana penerapan kompetensi yang telah dipelajari selama pembelajaran di kelas.
Tidak hanya memproduksi, siswa juga dilibatkan dalam proses pengemasan produk dengan desain yang menarik dan layak jual. Tahap ini bertujuan untuk melatih kreativitas serta kemampuan branding siswa dalam memasarkan hasil produksi mereka. Kemasan yang baik diharapkan dapat menjadi nilai tambah dan memperkuat daya saing produk di pasaran.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, siswa SMK Pembangunan Candipuro melakukan praktik langsung penjualan produk gula merah tersebut kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, siswa belajar tentang strategi pemasaran, pelayanan konsumen, serta pengelolaan hasil penjualan. Program ASAS ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa sejak dini dan menjadikan mereka lebih siap menghadapi dunia kerja maupun membuka usaha mandiri di masa depan. -MIH
SMK Pembangunan Candipuro melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) dengan konsep yang berbeda, yaitu melalui kegiatan proyek produksi gula merah. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam melihat potensi yang ada di lingkungan sekitar dan mengubahnya menjadi peluang usaha yang nyata. Dengan memanfaatkan bahan baku lokal, kegiatan ini menjadi proyek yang relevan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam pelaksanaannya, siswa dilatih untuk memahami proses produksi gula merah mulai dari tahap persiapan bahan, pengolahan, hingga menghasilkan produk yang siap dikemas. Guru pembimbing memberikan pendampingan penuh agar siswa mampu menguasai teknik pengolahan secara tepat, higienis, dan sesuai standar produk pangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana penerapan kompetensi yang telah dipelajari selama pembelajaran di kelas.
Tidak hanya memproduksi, siswa juga dilibatkan dalam proses pengemasan produk dengan desain yang menarik dan layak jual. Tahap ini bertujuan untuk melatih kreativitas serta kemampuan branding siswa dalam memasarkan hasil produksi mereka. Kemasan yang baik diharapkan dapat menjadi nilai tambah dan memperkuat daya saing produk di pasaran.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, siswa SMK Pembangunan Candipuro melakukan praktik langsung penjualan produk gula merah tersebut kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, siswa belajar tentang strategi pemasaran, pelayanan konsumen, serta pengelolaan hasil penjualan. Program ASAS ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa sejak dini dan menjadikan mereka lebih siap menghadapi dunia kerja maupun membuka usaha mandiri di masa depan.
Peningkat Energi Cepat: Karena gula merah adalah karbohidrat sederhana, ia dapat menjadi sumber energi cepat yang mudah diserap tubuh. Beberapa studi bahkan menyebutkan bahwa ia dapat membantu pemulihan energi setelah berolahraga.
CerdasKreatifKompeten