Puskesmas Candipuro melaksanakan kegiatan screening kesehatan remaja dengan fokus pada kesehatan reproduksi di SMK Pembangunan Candipuro pada Rabu, 24 September 2025. Kegiatan yang diikuti seluruh siswa kelas X hingga XII ini bertujuan untuk mendeteksi dini kondisi kesehatan sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak usia remaja.
Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis Puskesmas Candipuro yang melibatkan dokter, bidan, serta tenaga kesehatan lainnya. Bentuk kegiatan meliputi pengukuran tekanan darah, tinggi dan berat badan, pemeriksaan fisik sederhana, serta konseling kesehatan reproduksi. Siswa juga diberi ruang untuk berkonsultasi secara pribadi mengenai masalah kesehatan yang mereka alami.
Kepala SMK Pembangunan Candipuro menyambut positif kegiatan ini karena sejalan dengan program sekolah dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik. Menurutnya, pemeriksaan dan konseling yang diberikan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya kesehatan reproduksi. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala agar siswa mendapatkan pendampingan yang berkelanjutan dalam menjaga kesehatan mereka.
Puskesmas Candipuro melaksanakan kegiatan screening kesehatan remaja dengan fokus pada kesehatan reproduksi di SMK Pembangunan Candipuro pada Rabu, 24 September 2025. Kegiatan yang diikuti seluruh siswa kelas X hingga XII ini bertujuan untuk mendeteksi dini kondisi kesehatan sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak usia remaja.
Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis Puskesmas Candipuro yang melibatkan dokter, bidan, serta tenaga kesehatan lainnya. Bentuk kegiatan meliputi pengukuran tekanan darah, tinggi dan berat badan, pemeriksaan fisik sederhana, serta konseling kesehatan reproduksi. Siswa juga diberi ruang untuk berkonsultasi secara pribadi mengenai masalah kesehatan yang mereka alami.
Kepala SMK Pembangunan Candipuro menyambut positif kegiatan ini karena sejalan dengan program sekolah dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik. Menurutnya, pemeriksaan dan konseling yang diberikan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya kesehatan reproduksi. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala agar siswa mendapatkan pendampingan yang berkelanjutan dalam menjaga kesehatan mereka. – AR
Pohon tertua di dunia yang masih hidup diperkirakan berusia lebih dari 5.000 tahun dan diberi nama Methuselah
CerdasKreatifKompeten